Friday, April 22, 2011

Busy Day...

Dear Diary,

What a busy day this week, today evening I got my test 2 for paper Industrial Management and next week on Monday I have my Statistical Process Control aka SPC test...and plus my Vb Database programming which I have to settle them up at least before my internal presentation which will held on 25 May...

Beside that, my Entrepreneurship project, where my group have to decide what kind of business project we really going to sell up plus at same time we have to start from A to Z which consists with planning, productions, marketing, advertisement, promotion and every thing that involve in how to build up a business.

Wah...a bit stress plus really tiring so I though of going to the book fair this weekend then at least I have time to release my stress up but sadly I really have to forget them since my money is getting less ma..

But then, I don't how and why I started to remember him back..hmm..what to do they just came. Anyway, I do a bit miss him..

Tapi memang betul hidup kat dunia boleh melekakan diri kita, sampai kadang-kadang kita mampu melupakan kepada "The One and Only Allah", iaitu Tuhan yang berhak disembah dan disujud sebab cinta agung hanya datang daripada Allah, hanya Dia setia untuk mencintai diri kita sehingga ke hujung akhir nafas kita ini.

Oleh itu, kawan-kawan sentiasalah niatkan ikhlas dalam hati, hidup kita dan mati kita hanyalah untuk Allah. Mudah-Mudahan Allah memberi hidayah dan nur ke jalan yang benar..Amin..

Salam...

Saturday, April 9, 2011

If only you read this..you will understand how I felt about you.

The only reason why people hold onto memories is because memories are the only things that don't change when everyone else does.

So that's why it hard for me to forget you especially your smile does makes me crazy when I think about you plus our memories too. (even we know each other for only 4 month).

Seriously I'm totally miss you and I need you. I'm sorry I really should not falling for you but I can't, it just happen so fast.

Anyway, it hard and hurt to believe the truth that you love someone else. I mad because you should prevent this all things to happen but you just don't do anything about it.

But all I can said is I'm sad to know the truth but don't worry I will try to fine myself. (hopefully, insyaAllah)

May Allah bless you and your family.

Ya Allah sungguh besar dugaanMu ini, engkau tabahkanlah hati ini dalam menghadapi dugaan dariMu ini dan teguhkanlah cintaku, sayangku dan rinduku hanyalah kepadaMu. Dan yang pasti engkau sahaja Yang Maha Mengetahui atas setiap sesuatu yang berlaku. Amin...

p/s: If only you read this..you will understand how I felt about you. I really hope you do cause seriously I can't get you out of my mind and it's does hurt me so bad.

Yang Allah Yang Rahman Yang Rahim bantulah hambaMu ini.

Thursday, April 7, 2011

Today

Dear Diary,

It's being quite a few month since I have not seeing him. But today, dengan kekuasaan Allah kita bertemu kembali..I'm so happy to see you walking in front of me and talking to me again..syukuran rasenya...

Anyway I'm totally speechless, it had being a while we haven't met, you still you, the same old you but not as a single person anymore like the first time we met before. I'm happy to see you smiling even from far I can see you smile, Alhamdulailah, your smile did made my day so much, I really miss your smile a lot plus everything about you too..but yet somehow those smile is just for a while, they are not forever mine...


Walau apapun, Alhamdulailah rase bersyukur sangat, orang memang dah lama nak jumpa kamu, memang rase happy sangat tapi it did hurt me when I think back, why because I can feel that what happen today will be our last time we meet..sad to say but it do felt like that..


p/s Ketika kamu bertemu dia yg mampu buatmu senyum ketika kamu sedih, jangan lepaskan dia. Orang yg sama jarang datang dalam hidup ini..so how? I need him but I can't have him. I have to let him go because he love someone else. I don't want to ruin people happiness, Does it fair enough what I done  just because I want to see his happiness with the one his love. So tell me, what should I have to do..forget him or catch him back..??


Lastly, Allah had plan everything for us, we have to have faith and believe that everything happen today, tomorrow or in the future was meant for us and somehow we need to search for true love from the one and only Allah.

Friday, April 1, 2011

One Day in Hospital

Salam...
wah quite a long time I have not write any on my diary..
Yup, I'm totally busy with my group project fyp, assignments and on the 30 March I just had my final 1 exam, paper data communication system.. and thank God it was only one paper for my final 1 but yet I still got 3 papers left plus final year project presentation in June soon.

Anyway today I would like to tell about my one day experience in Hospital.

I had being in General Hospital today for almost one day from the morning until the 3pm in the evening, really tiring and hungry. My dad got appointment with the doctor at the Radiotherapy, Oncology and Nuclear Medicine department for his thyroid cancer at General Hospital in Kuala Lumpur. Alhamdulailah he got discharged  for his Nuclear Medicine but yet he still had to when to the Medical outpatient clinic (MOPC). Wah..I'm learning new words la...hehe..


But yet in the evening after job done in KL, we going back to Muar, and we got news that my grandmother got into wad at Hospital Muar because she got gastric, she kept vomiting and she really felt weak. We came to see her straight away at 10.25pm.

Seriously I'm really tired and we got back home at 11.35pm, but all I can say is that everything happen for a reason, Allah plans everything for us to see how strong we handle them and at the same time, He want us to never stop praying to Him so anyhow or somehow we have to accept it positively, believe and never loss faith on Him. 

Allah Maha Penyayang lagi Maha Pengasih. 
 

Tuesday, March 15, 2011

Bencana tsunami ujian untuk muhasabah diri

TRAGEDI gempa bumi yang menghasilkan ombak besar tsunami di beberapa negara di Asia dan Afrika, minggu lalu menyebabkan ramai yang kehilangan orang dikasihi dan harta benda mereka.

Kejadian itu banyak berlaku sejak dulu lagi. Kejadian demi kejadian menimbulkan reaksi pelbagai pihak termasuk pakar geologi, saintis dan kaji cuaca.

Kajian dan penelitian yang tidak berkesudahan itu hakikatnya masih gagal mengelak kematian setiap kali gempa bumi melanda. Gempa bumi di Tangshan, China pada 28 Julai 1976 dilihat terburuk kerana mengorbankan 240,000 nyawa. Tragedi ini sepatutnya mencelikkan mata semua pihak bahawa qada dan qadar Ilahi tidak mungkin diubah tanpa kehendak-Nya.

Islam sebagai ajaran dan cara hidup sempurna meletakkan al-Quran dan sunnah sebagai panduan terbaik kepada umatnya. Demikian juga antara wasiat akhir yang disampaikan Nabi Muhammad saw sebelum kewafatannya. Baginda mengajak umat manusia agar tidak berganjak daripada landasan asas itu, walau apa juga keadaan hidup mereka.

Islam menyaran kesabaran dan ketabahan ketika menempuhi kesukaran seperti ditimpa musibah dan dalam mencapai matlamat. Kesabaran yang menjadi sebahagian nilai iman juga mampu melahirkan sifat reda terhadap kejadian seperti yang dapat disaksikan dalam tragedi tsunami.

Kisah pahit nabi dan sahabat seperti yang dijelaskan dalam kedua-dua sumber utama itu turut menginsafkan kita agar menilai kembali tahap ujian dan dugaan yang menimpa diri. Pasti Allah tidak membebani umat manusia dengan perkara tidak mampu mereka tanggung.

Dari sudut berbeza, kita sering tertanya-tanya, adakah bencana yang diturunkan Allah satu ujian atau balasan terhadap kecuaian manusia? Walaupun jawapannya milik mutlak Yang Maha Kuasa, sebagai hamba yang lemah kita wajar sensitif dengan apa juga yang diturunkan-Nya.

Musibah ini mungkin ujian kepada hamba-Nya agar bersabar dan meningkatkan nilai keimanan. Mungkin juga balasan Allah terhadap hamba yang berdosa dan lupa dengan kekuasaan-Nya. Ada yang berpandangan bencana ini adalah isyarat bahawa hari kiamat hampir tiba kerana struktur bumi dan peredaran masa berubah daripada kedudukan asal.

Tidak kurang yang menyatakan bencana ini perancangan Allah untuk menyedarkan manusia agar tidak berbalah dan berperang. Kesempatan ketika turunnya musibah seperti ini berpotensi menjadi platform menjalinkan kembali hubungan baik dan kerjasama antara pihak bertelagah.

Apa pun tanggapannya, setiap kejadian itu pasti ada motif atau hikmah yang kadangkala sukar dirungkaikan dengan akal manusia.

Kejadian yang sedang hangat diperbualkan ini adalah rentetan peristiwa yang disediakan Allah sebagai iktibar kepada umat manusia. Sedar atau tidak, manusia tidak boleh lari daripada sifat lupa dan atas dasar itu, mereka perlu diberi peringatan dari semasa ke semasa.

Sejak zaman Nabi Adam, umat manusia diperlihatkan dengan kejadian yang menginsafkan. Imbasan satu persatu kisah nabi terdahulu, pasti mengingatkan kita dengan kejadian yang penuh tragis seperti penyeksaan, pembunuhan, dan penderitaan. Namun, hakikatnya kesudahan terhadap kisah itu, pasti menunjukkan hamba-Nya yang berjaya menjalani ujian, memiliki tahap iman unggul.

Sesungguhnya dalam hidup ini manusia tidak dapat lari atau dipisahkan daripada ujian terutama bagi mereka yang sentiasa mengejar kejayaan dan berusaha mendapatkan kebahagiaan.

Firman Allah bermaksud: “Dialah Tuhan yang mencipta mati dan hidup untuk menguji kamu, apakah kamu yang lebih baik amal perbuatannya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” – (Surah al-Mulk, ayat 2).

Tanggapan yang menyatakan hidup hanya untuk kesenangan adalah tidak tepat dan perlu disangkal. Mereka perlu berpandangan setiap perkara mempunyai nilai bahagia dan sengsara, untung dan rugi atau sihat dan sakit yang akhirnya mampu meyakinkan seseorang mengenai perlunya beriman kepada qada dan qadar Allah.

Segala yang diberikan kepada kita adalah seni hidup yang sudah menjadi sunnatullah kerana itu ukuran terhadap usaha dan iman seseorang. Berjaya atau tidak seseorang mencapainya terletak kepada sejauh mana kemampuannya menghadapi ujian itu.

Firman Allah bermaksud: “Alif Laam Mim. Apakah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata kami beriman, sedangkan mereka belum diuji dengan sesuatu percubaan. Dan demi sesungguhnya kami telah menguji orang yang terdahulu daripada mereka, maka dengan ujian yang demikian nyatalah apa yang diketahui oleh Allah terhadap orang yang beriman dan nyata pula apa yang diketahui terhadap orang yang berdusta.” – (Surah al-Ankabut, ayat 1-3).

Ujian itu kadangkala membabitkan kematian, namun ini adalah hakikat yang perlu diterima manusia. Kematian adalah penutup segala ujian Allah kepada manusia. Ahli keluarga dan sahabat si mati perlu reda dengan ketentuan Allah, di samping mengakui nikmat nyawa dan kemewahan hidup hanya pinjaman.

Firman Allah bermaksud: “Setiap diri akan berasa kematian dan kami ujikan sekalian kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai satu percubaan dan kepada Kamilah kamu sekalian akan kembali.” – (Surah al-Anbia, ayat 35).

Oleh itu, kesusahan dan kesakitan dianggap ujian paling ringan untuk menguji kesabaran dan kerelaan kita menerima qadar dan qada Allah. Namun, apabila ternyata mampu bersabar, Allah akan meletakkan ganjaran pahala dan dihapuskan sebahagian dosa. Pada masa itu, kita dapat berasakan ujian yang dilalui itu adalah nikmat yang amat menggembirakan.

Hakikat itu diakui Rasulullah dalam sabdanya bermaksud: “Setiap orang Islam yang ditimpa bencana sama ada yang terkena duri atau lebih berat daripada itu. Maka, itu adalah semata-mata ujian kerananya Allah akan hapuskan perbuatan kejahatannya dan menggugurkan dosanya seperti pokok kayu menggugurkan daunnya.” – (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadis di atas, wujud pandangan yang menyatakan gempa bumi dan tsunami adalah perancangan Allah untuk menyucikan dosa umat manusia. Namun, sejauh manakah kita mampu akur dengan kenyataan ini, jika masing-masing masih mempertikaikannya. Jika benar musabab ini yang sedang ditunjukkan Allah, maka sewajarnya semua pihak bermuhasabah diri, terutama terhadap tanggungjawab dan amanah kepada-Nya.

Sesungguhnya, Dia mampu menurunkan ujian yang lebih perit dan hebat daripada apa yang kita dapat pada hari ini. Beban menanggung resah dan takut pun tidak dapat ditahan, apatah lagi menjadi mangsa kepada keperitan itu.

Oleh Fakhrurrazi Yusof

Thursday, March 10, 2011

Bila dia bahagia, aku pun turut bahagia sama..

Dear Diary,

I really miss him so much especially when his smile, it's hurt because that smile will not belong to me anymore, his engaged with someone special, his future wife.

I hope you really made the right choice by chosen her than me, I hope she really love you like I did love you before, oh man i just miss you so much and it's hurt so bad to hear you actually with someone else, I wish that she could make you happy and would actually notice how special you are you dear.

You know what, you should not leave me hanging like this, make me loving you and miss you, I'm mad, I'm sad and hurt..but somehow I believe everything happen there is always a reason no matter it's good or bad, Allah always by mine side.

Thank you for everything, dengan izin Allah perkenalan kita tidak sia-sia, niat aku nak berubah, Allah tidak pernah kecewakan..alhamdulailah.

Ya Allah, permudahkanlah urusan hidupnya dan bahagiakanlah dirinya bersama-sama pasangan hidupnya hingga ke akhir hayat..amin

p/s  bila dia bahagia, aku pun turut bahagia sama..kenangan tetap dalam ingatan dan impian harus diteruskan...caiyok2...!!

Monday, March 7, 2011

@mersing

Dear diary,

It's being a while I have not write anything in my blog, biasalah sangat busy with assignments and final year project.

Anyway I am not telling you guys about my studies but today I would to talk about my trip to Mersing yesterday with both my parent. We when to my father's friend daughter wedding ceremony. It's totally a tiring journey to Mersing since the road like "crazy", kata orang pun buat sakit badan je pergi sana but at least after the wedding we when to the bench..pantai Air Papan..wah it's feels really good and refreshing to actually breathe the beach air.

I got my time playing the sea water by the seaside and took a few beautiful pictures. Seronok sangat, feels so peace and calm. InsyaAllah I will try to upload a few pictures soon.

So, that's all..take care and May Allah bless us all..